Chandra Ekajaya Ikut Sertifikasi Dai

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mendapatkan informasi bahwa di awal tahun 2017 ini kepala kantor kementerian agama Kalimantan Barat, yaitu Syahrul Yadi menyebutkan bahwa rencana sertifikasi dai dan khatib seperti yang diamanatkan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin masih sekadar wacana. Sehingga belum mencapai tahap eksekusi seperti yang diamanatkan.

Menurut para pejabat yang berwenang, sertifikasi yang dilontarkan oleh menteri agama masih sekadar wacana. Tetapi ia menyambut positif hal tersebut. Karena jika memungkinkan nantinya pasti akan dilaksanakan. Tetapi kalau dalam pelaksanannya banyak persoalan, maka ke depannya bisa dipertimbangkan untuk menyusun strategi dan prosesnya. Jadi mereka masih menunggu keputusan dari pusat.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menyambut positif wacana yang dilontarkan oleh kementerian agama. Menurutnya, ide dan gagasan yang dilontarkan oleh menteri agama sangat kontekstual. Karena bila dikaitkan dengan kondisi terkini bangsa dan negara ini yang tidak menentu, seperti hoax dan berita bohong nan menyesatkan yang tersebar dimana-mana, maka ide dari menteri agama perlu ditindak lanjuti.

Kepala kantor kementerian agama Kalimantan Barat mendukung ide menteri agama, dan meresponnya dengan sangat positif. Sebab menurutnya gagasan yang dilontarkan oleh beliau tidak menyalahi dan membatasi substansi dakwah dai atau pun khatib. Poin utama yang menjadi perhatian dari gagasan ini adalah mengenai isi pembicaraan di ruang publik.

Chandra Ekajaya mendapatkan keterangan bahwa dengan adanya sertifikasi, maka para dai akan diberikan bekal pengetahuan. Selain itu keberpihakan dai dan khatib sangat jelas, yaitu kepada kepentingan nasional dan agama. Sehingga diharapkan melalui sertifikasi ini isi dakwah yang disampaikan dapat mengandung pesan yang mendidik. Justru bukan yang memecah persatuan dan memancing emosi. Bhineka tunggal ika tetap harus menjadi prioritas utama.