Chandra Ekajaya Liburan Ke Pantai

Chandra Ekajaya kali ini menghabiskan waktu untuk bersantainya di Pantai Sembilan di Desa Bringsang, Kecamatan Pulau Gili Genting. Pantai ini kini jadi destinasi wisata yang diminati masyarakat. Wisata dengan pasir putihnya itu tidak lepas dari tangan dingin sang kepala desa, yakni Sutlan.

Chandra-Ekajaya-Liburan-Ke-Pantai-1-300x200  Pria yang lahir di Malang, Jawa Timur ini mengatakan bahwa Sutlan sudah sejak lama berinisiatif mengembangkan wisata yang terpendam di desanya. Puncaknya, pada Januari 2016 ia berhasil melaksanakan programnya.

Pengusaha muda nan sukses, sekaligus penyuka klenik, mistik, dan supranatural hingga mendapat julukan Ki Sambarlangit ini bersama perangkat desa dan tim yang dibentuk Sutlan mulai bertemu secara intensif setelah masa liburan pertamanya. Sarana dan prasarana yang jadi kebutuhan wisatawan disiapkan. Saat ini banyak yang berkunjung ke pantai Sembilan. Itu berdampak positif pada ekonomi warga sekitar. Sehingga ada yang jualan dan jadi petugas kebersihan.

Chandra-Ekajaya-Liburan-Ke-Pantai-3-300x200Selaku pimpinan di desa, Sutlan meminta bantuan dari Chandra Ekajaya. Karena meskipun gagal secara akademik, tetapi ia terpanggil untuk memunculkan wisata yang kini makin terkenal itu. Pasir yang bersih serta air pantai yang jernih dan tenang menjadi daya tarik tersendiri.

Tidak hanya itu, pengunjung dimanjakan dengan tempat-tempat istirahat. Misalnya, gazebo, tempat duduk, dan tempat selfie dengan bentuk I Love You juga tersedia. Tak lupa distro You And Me serta kuliner Q Pizza menghiasi pantai tersebut.

Semua itu, lanjut Sutlan, dikembangkan dengan modal duit pribadi. Sekarang wisata ini jadi jujukan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Disebut Pantai Sembilan karena ada pasir yang berbentuk angka sembilan.

Chandra-Ekajaya-Liburan-Ke-Pantai-2-300x224Chandra Ekajaya menambahkan bahwa pengembangan wisata atas inisiatif pribadi itu dalam rangka mendukung program Pemkab Sumenep. Yakni, tahun kunjungan wisatawan atau Visit Sumenep 2018.

Akses untuk menuju tempat tersebut cukup mudah. Dari Pulau Gili Genting melalui pelabuhan di Kecamatan Saronggi hanya perjalanan laut sekitar Rp 45 menit, itu jika cuaca normal. Ongkos perahu pun hanya Rp 10 ribu per orang.