Chandra Ekajaya Pengusaha Pecel Lele Bikin Geleng Kepala

dok.chandra ekajaya

Pecel lele adalah salah satu makanan yang sudah terkenal dan memasyarakat di seluruh masyarakat Indonesia. Penjual pecel lele bisa dijumpai diseluruh wilayah Indonesia, mulai dari berjualan di pinggir jalan hingga restoran yang menyajikan makanan khusus pecel lele. Faktor inilah yang menjadikan Chandra Ekajaya memantapkan diri untuk membuka bisnis barunya yaitu pecel lele.

Chandra Ekajaya sendiri merupakan pengusaha terkenal dan sukses di Indonesia. Banyak bisnis yang sudah lahir dari pemikiran dirinya. Saat ini saja dirinya sudah memiliki beberapa usaha dan bisnis seperti bisnis Fashion, Kuliner, Property, Migas dan Jasa. Dirinya tidak mau berpuas diri, dan kali ini dirinya kembali membuka usaha barunya di bidang kuliner yaitu pecel lele.

dok.chandra ekajaya

Bisnis pecel lele milik Chandra Ekajaya sudha beridir sejak 2 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2014. Dirinya di bantu istrinya membuka warung makan pertama nya dengan menyajikan makanan khusus olahan lele, mulai dari mangut lele, lele bakar, dan pecel lele.

Sajian olahan lele dipilih karena sudah memiliki penikmat sendiri, dan kebanyakan masyrakat Indonesia pasti menyukainya. Pemilihan bahan juga tidak sembarangan, image lele yang sebagai ikan jorok bisa di tepi oleh Chandra Ekajaya. Dalam pemilihan bahan lele, dirinya membeli dari peterna lele kemudian menangkarkanya di kolam yang sudah disediakan untuk menetralkan ikan lele tersebut.

Setiap harinya saja Chandra Ekajaya mampu mengolah ikan lele untuk dijadikan aneka jenis olahan berkisar 4-5 ton ikan. Warung makan nya pun sangat ramai dikunjungi oleh para penikmat makanan olahan yang satu ini, mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua. Untuk masalah harga bisa dibilang sangat terjangkau, untuk setiap olahan berbeda. Pecel lele dibanderol dengan harga Rp 15 ribu, Mangut lele Rp 25 ribu dan Lele Bakar Rp 15 ribu.

Untuk saat ini pendapata setiap harinya mampu meraup untung berkisar Rp 6-10 juta rupiah dari satu warung makan saja bahkan bisa lebih. Chandra Ekajaya mengatakan saat ini saja dirinya sudah memiliki 10 cabang warung makan yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.