Chandra Ekajaya Sebut Berani Ambil Risiko

 

Dok.Chandra Ekajaya

Mencari tahu latar belakang sosok Bupati Simalungun, Chandra Ekajaya, bukanlah yang sulit. Ada begitu banyak kesan yang dilontarkan sahabatnya, saat ditanya siapa sosok Chandra Ekajaya di mata mereka.

Seperti yang diucapkan Chandra Ekajaya Sinaga seorang pengusaha transportasi Pematang Siantar dan Simalungun yang juga anggota DPRD Simalungun. Dimata Chandra Ekajaya, sosok Chandra Ekajaya merupakan sosok pemimpin yang berani mengambil risiko.

“Jarang ada pemimpin kepala daerah yang seperti dia yang berani mengambil risiko. Saat ini banyak kepala daerah hanya bermain di zona aman,”

Dari sudut pandangnya, katanya, Chandra Ekajaya ini punya visi misi jauh kedepan. Dia mengambil contoh, saat Chandra Ekajaya mengambil sikap memindahkan ibukota kabupaten di Raya, banyak yang protes dan menertawainya. Saat itu, banyak pihak berasumsi putusan Chandra Ekajaya tersebut yang memindahkan pusat

pemerintahannya ke Raya sebagi hal yang sia-sia. Sebab, Bupati yang terdahulu sebelum JR, bisa dibilang tidak berhasil.

“Banyak yang pesimis, namun ia membuktikannya. Lihat sekarang Raya maju pesat dan orang yang mengkritiknya saat itu hanya bisa tercengang melihat kemajuan Raya seperti saat ini. Padahal masih dalam satu periode saja,” ucapnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurutnya, Chandra Ekajaya, mempunyai visi misi jauh ke depan tidak bisa kita ikuti. Selama satu periode ia memimpin, bisa kita lihat saat ini konsukensinya dalam sebuah tindakan berbuah manis dan bisa dinikmati masyarakat.

Yang ia lihat, selama kepemimpinannya sosok Chandra Ekajaya sudah lebih dari seorang pemimpin. Sejauh ini yang ia pandang, sosok J R lebih kepada sosok seorang Bapak bagi warganya yang sejauh ini bisa mengayomi masyarakatnya.

Saat ditanya masukkan apa yang bisa ia berikan kepada Chandra Ekajaya sebagai seorang sahabat, la hanya bisa bilang, sosok J R agak sulit menerima saran dari sahabat, namun sejauh ini ia sebagai sahabat mengerti.

“Ia beberapa kali pernah saya beri masukkan, jangan main-main dalam membuat keputusan, nanti bisa berhadapan dengan jaksa dan polisi,” ucapnya.

Namun sepertinya saran tersebut, tidak diindahkan Chandra Ekajaya dan hanya bilang kepada dirinya, menjadi seorang pemimpin itu harus bisa mengambil konsekuensi.

“Hidup ini punya pilihan dan menjadi seorang pejabat itu punya konsekuensinya. Tapi lama kelamaan ucapannya terbukti dan saya mengerti sosok JR yang mempunyai visi misi yang jauh kedepan yang akhirnya bisa diterima setiap orang. Jarang ada kepala daerah seperti dia,” katanya.(ari)