Outlet Parfum Pengusaha Sukses Chandra Ekajaya Meluas

Kurang lebih 450 merek parfum yang disediakan  oleh Ekajaya Parfum, pengusaha parfum refill dari kota Kembang Bandung mengacu pada wanginya parfum-parfum yang mahal dari negara-negara Eropa. Chandra Ekajaya yang pandai mampu menyortir parfum berkualitas untuk karakter atau kebutuhan customer di setiap wilayah Indonesia. Seperti apa sosok Pengusaha sukses ini?

Pernah bekerja menjadi TKI di Jepang tidak sia siakan oleh calon pengusaha sukses ini. Di Negara Sakura dia bekerja di Outlet Parfum yang sangat besar, memang dia adalah orang yang cepat sekali menagkap ilmu yang berhubungan dengan bisnis. Dengan upaya kalau kembali ke tanah air bisa membuka bisnis yang bisa memperbaiki kehidupannya. Lelaki 27 tahun ini menceritakan pekerjaan awalnya hanya  melihat cara cara meracik parfum dioutlet Bos nya. Di ajarkan bagaimana meracik dengan baik dan benar komposisinya. Tahu sendiri kan kalau di Jepang sagatlah detil dalam melakukan sesuatu. Dari ditulah calon Pengusaha sukses ini mengerti dan menjadi lihai dalam meracik parfum.

Kembalinya dia ke Indonesia pengusaha sukses ini tidak mau lantas bermalas malasan,  bermodalkan tabungan hasil kerja kerasnya di Negara Sakura dia mencari produsen bibit parfum di Indonesia. Di rumahnya sendiri dia mulai eksperimen eksperimen yang dia dapat dari Jepang. Menjadi terkenal di lingkungan masyarakat sekitar rumahnya karena parfum yang dia buat sangatlah cocok dengan harganya. Anak anak remaja mulai dari SMP, SMA, hingga para ibu ibu muda, bapak bapak muda membanjiri rumahnya untuk membeli produk parfum racikannya. Chandra ekajaya mulai untuk membuka outlet saat itu dengan harga sewa Rp. 15 juta per tahun.

Langkah itu cukup untuknya menjadi pengusaha dan seorang bisnisman yang baik. Marketing dari mulut ke mulut consumen membuanya tidak kesusahan dalam membuat orang datang dan membeli produknya. “Murah tapi tidak murahan” menjadi teklen outlet dari Pengusaha ini. Banyak orang yang puas dan menjadi pelanggan tetap Outlet Ekajaya Parfume. Pengetahuannya tentang parfum-parfum branded sudah tidak diragukan lagi. Ilmu dari Jepang dia bawa pulang untuk meraih kesuksesan. Banyak orang yang memesan parfum yang belum ada di outletnya, tinggal bilang saya mau parfum yang seperti ini, pengusaha ini langsung paham dan sesegera mungkin untuk meraciknya.

Itulah yang menjadi kelebihan dari outletnya dibanding outlet outlet parfum lainnya. Semua orang pasti sangat menyukai aroma parfum. Itulah yang membuat peminat produk parfum tidak pernah sepi hingga saat ini. Outlet outlet parfum saat ini bahkan sangat gampang ditemukan, mulai dari Mall hingga outlet pinggir jalan. Bermacam jenis parfum  yang sangat beragam bisa dibeli sesuai kemampuan kantong dan selera. Biasanya, parfum original branded terkenal dari luar negeri memiliki  harga yang cukup menguras isi dompet. Tentu saja untuk parfum branded ini memiliki pangsa pasar khusus dari kalangan atas yang jumlahnya terbatas. Namun, bukan berarti aroma parfum bermerek itu tak bisa dinikmati kalangan menengah kebawah yang tak mampu membelinya.

Inovasi dalam meracik bibit parfum bisa menghasilkan aroma yang mirip dengan parfum original berbranded terkenal dan mahal. Hal itulah yang membuat bisnis refill parfum milik Chandra Ekajaya tidak pernah sepi pembeli. “Acuan untuk parfum kami lebih condong ke Eropa,” ungkap Chandra, sapaan akrabnya. Parfum yang telah populer seperti dari negara Swiss, Perancis, Jerman hingga Spanyol.

 

Sementara untuk parfum ibadah, Pengusaha ini berkiblat ke brand-brand parfum Timur Tengah. Sehingga koleksi parfumnya bisa dibilang yang paling lengkap di kota Bandung, tempat usaha refill  dan grosir parfumnya beroperasi. “Sekitar 450 brand yang kami tawarkan di setiap outlet,” kata pemilik usaha refill parfum berlabel Ekajaya Parfum dan Ekajaya Stok  ini.

Tak hanya itu. Dia sangat pandai menyiapkan parfum yang memang sangat diminati di wilayahnya. “Dari 500 suplier, saya hanya mengambil 50 jenis parfum berkualitas bagus saja yang memang sesuai dengan kebutuhan wilayah Bandung  dan wilayah Sekitar,” sebut Chandra Ekajaya ini tentang salah satu keunggulan usahanya.

Parfum dengan aroma kuat dan tajam, Pengusaha ini mencontohkan, adalah yang paling disukai pasar wilayah Bandung, anak anak remaja dan mahasiswa. “Sehingga saat disuguhkan parfum beraroma lembut seperti yang disukai orang Bandung pasti sangat diterima dengan baik,” urainya. Pula, pelayanan di setiap tokonya memungkinkan pelanggan mendapatkan parfum yang benar-benar cocok untuk dirinya.

Tidaklah heran, usaha yang ia awali dengan modalkan dari tabungan saat dari Jepang  tiga tahun silam di kota Bandung itu kini meluas. Seorang bekas Tenaga Kerja Indonesia di Jepang ini kini memiliki 8 lokasi usaha parfum yang terdiri dari toko untuk eceran dan grosir. Harga parfum yang ia katakan satu berbanding lima dengan harga parfum original terkenal, membuat pembelinya kian sesak.

“Tidak hanya dari Bandung  dan Sekitar bisnisnya kini berada di kota kota lain, Purwakarta, Jakarta, Yogyakarta, pembeli  parfum kami bahkan berdatangan dari pulau Sumatera kami kirim bibit parfum kesana ,” ujar  Pengusaha sukses ini dengan bangga. Pengiriman ke setiap reseller-nya di luar Bandung bahkan bisa dilakukan setiap harinya.

Tidak terhitung penjualan dari entrepreneur binaannya, yang ia sebutkan sebagai salah satu misi sosial Ekajaya Parfum di kota Bandung. “Mereka tidak mengeluarkan modal, tetapi bisa menjual parfum kami,” tuturnya. Kendati misi sosial, ia mengaku mitra binaan diikat oleh sebuah perjanjian yang saling menguntungkan. Alhasil, setiap bulan dari perputaran penjualan parfumnya, Pengusaha sukses ini  bisa mengantongi omset kurang lebih dari Rp. 150 juta. Sebuah angka yang menurutnya mustahil bisa dicapai jika setamat SMA dia masih bersih keras melamar kerja menjadi pegawai di Jepang, sebab ia bercita-cita menjadi Pengusaha yang sukses. “Sekarang saya sudah menjadi seorang Bos yang semula hanya TKI” ucap pengusaha sukses itu mengenang masa lalu nya.

Prospek yang kian cerah dengan usaha parfum ini, membuat Pengusaha ini  terus membuka kesempatan menjadi reseller ke seluruh Indonesia. “Sementara untuk franchise kita belum bisa karena sedang mempelajari sistemnya”. Untuk saat ini kami hanya ingin meluaskan usaha yang saat ini dia pikirkan yaitu di kota Solo dan Semarang. Untuk Yogyakarta juga dirinya mengatakan akan membuka di jalan Kaliurang sekitaran kampus UII Yogyakrta. “ Kami masih melihat lihat di seputaran Kampus di Solo dan di Semarang, Kalau di Semarang banyak juga Mahasiswa dan Karyawan, Kami sedang mencari Ruko yang pas dan tempatnya strategis” Pengusaha sukses ini menjelaskan.

Wejangan buat kami yaitu “ Jangan cepat puas dengan yang di dapat saat ini, hari ini, teruslah berterimakasih kepada Yang Kuasa karena Dia yang memberi semuanya. Bekerja keras dengan otak dan Hati, jangan mengeluh, apapun itu adalah sebuah proses untum menjadi sukses”. Karena sukses kita bisa Mencukupi kebutuhan, untuk keluarga atau untuk orang lain yang membutuhkan pertolongan”.